Bekal Masa Depan Anak

Hadapi Masa Depan, Bekalkan 4 Hal pada Anak
Pendidikan untuk anak dan remaja mempunyai tantangan tersendiri karena pada masa ini mereka tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat baik secara fisik, kognitif maupun sosial. Sebagian besar menganggap masa remaja adalah masa krisis dan pencarian identitas diri. Konflik pun seringkali muncul pada masa remaja karena berbagai perubahan yang terjadi. Semua percaya bahwa remaja mempunyai potensi luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki kepedulian lebih kepada lingkungannya. Anak-anak dengan kepedulian tersebut mempunyai potensi yang besar sebagai agen perubahan. Mereka menjadi sumber inspirasi untuk adik, teman, dan orang dewasa di sekitarnya.

Kepedulian itu memerlukan saluran untuk mengekspresikannya. Menulis dan membaca dongeng, membuat dan memainkan musik, serta membuat karya tulis dan film merupakan beberapa media untuk mengekspresikan kepedulian mereka.

Untuk memberikan ruang kepada anak dan remaja dalam mengekspresikan hal itu, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Ditjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Festival Karya Anak dan Remaja pada Selasa (28/11/2017) di Graha Plaza Insan Berprestasi, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Senayan, Jakarta.

Mengusung tema ‘Anak Berkarya untuk Indonesia Hebat’ merupakan semangat yang harus dikobarkan ketika orang tua, guru dan masyarakat berusaha mengantarkan anak-anak yang saat ini tengah belajar di satuan pendidikan, baik formal maupun non formal, menjadi Generasi Emas 2045. ”Saya menyambut baik Festival Karya Anak dan Remaja 2017 ini. Saya kira ini adalah bentuk dari upaya kita mendorong anak-anak kita kreatif sejak usia dini,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P dalam sambutannya pada acara Festival Karya Anak dan Remaja.
Menurut Mendikbud, jika anak-anak di daerah tersebut juga diberi kesempatan untuk berekspresi melalui karya-karya mereka, tentu saja akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mereka. ”Yang di daerah juga membutuhkan asuhan yang bermutu seperti anak-anak di sini,” tegas Mendikbud.

Karena itulah, Mendikbud juga mengimbau kepada mitra, pegiat pendidikan, relawan atau siapapun yang peduli dengan pendidikan anak Indonesia untuk sama-sma menggerakan kegiatan semacam ini di daerah masing-masing. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mencerdaskan, menggembirakan, menghibur serta penuh gizi yang bermakna bagi anak-anak Indonesia. (Bunga Kusuma Dewi)

Sumber: sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Comments

comments

Tempat diskusi/sharing