Mobil Listrik Buatan ITS

image

Mobil listrik baru bikinan mahasiswa ITS melintas di jalan tol yg juga baru, yaitu Surabaya-Mojokerto. Kita harus terus berinovasi dan membangun infrastruktur dalam rangka mempersiapkan persaingan ekonomi dan teknologi antar negara.
Presiden Joko Widodo mengendarai mobil listrik saat uji coba tol Surabaya – Mojokerto. Jokowi mengapresiasi hasil karya mahasiswa ITS yang menelan biaya riset hampir 1 milyar rupiah.
Bersama anak-anak muda dlm ‘Entrepreneurs Wanted’. Dari pengalaman pribadi, saya tahu susahnya cari modal usaha, pembeli dll. Di era now, perlu paradigma & terobosan baru jd pengusaha sukses. Kita optimalkan potensi digital economy yg capai USD130 miliar. Pantang menyerah.
Presiden menjajaki jalan tol Surabaya-Mojokerto dengan mobil listrik berwarna merah karya mahasiswa ITS. Mobil yang digunakan Presiden ini adalah mobil listrik Ezzy II yang menggunakan tenaga baterai sebesar 20 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 130 kilometer.
Coba Mobil Listrik Hasil Inovasi Mahasiswa ITS, Presiden Akan Terus Dorong Produk Anak Bangsa Agar Dapat Masuk ke Proses Industri dan Memiliki Daya Saing .

Presiden Jokowi saat mencoba mobil listrik berwarna merah karya mahasiswa Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Selasa (19/12).

Dalam peresmian ini, Presiden menjajaki jalan tol tersebut dengan mobil listrik berwarna merah karya mahasiswa Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Mobil yang digunakan Presiden ini adalah mobil listrik Ezzy II yang menggunakan tenaga baterai sebesar 20 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 130 kilometer.

“Kalau saya enak-enak saja, sebagai sebuah produk baru awal,” ucap Presiden mengomentari mobil listrik tersebut.
Meski masih terdapat kekurangan, namun Presiden mengakui bahwa secara umum sudah sangat baik. Kekurangan tersebut telah disampaikan Direktur Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI SKO) ITS Muhammad Nur Yuniarto kepada Presiden.

Kekurangan itu merupakan sesuatu yang wajar. Terlebih lagi bila melihat pengalaman negara lain. “Perlu waktu 40 hingga 50 tahun untuk menuju kepada standar agar bisa masuk pasar,” kata Presiden.

Untuk melangkah ke tahap berikutnya diakui Presiden tidaklah mudah. “Yang paling berat biasanya adalah bagaimana produk itu secara desain, secara harga bisa masuk ke pasar, bisa kompetisi dengan produk-produk mobil lain yang sudah lama berada di pasar,” ucapnya.

Namun Presiden akan terus mendorong berbagai produk anak bangsa agar dapat masuk ke proses industri dan memiliki daya saing. “Terus kita kejar agar segera bisa masuk ke proses di industri,” ucap Presiden. (BPMI/EN)

Sumber:http://setkab.go.id/jajal-mobil-listrik-presiden-akan-terus-dorong-produk-anak-bangsa-agar-bisa-bersaing/

Comments

comments

Tempat diskusi/sharing