SIPlah Untuk Kepala Sekolah dan Bendahara BOS

Sistem SIPlah menjadi salah satu komitmen Kemendikbud dalam mewujudkan tata kelola keuangan pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Silahkan mencoba login di https://siplah.pesonaedu.id/login jika akun anda sudah diverifikasi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Katalog Sektoral Pendidikan dan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah). Keduanya diluncurkan untuk mendukung pengadaan barang dan jasa (PBJ) di sekolah dalam menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga. Sistem pasar daring yang dapat dikategorikan sebagai SIPLah harus memiliki fitur tertentu dan memenuhi kebutuhan Kemendikbud.

Secara teknis pengoperasian SIPLah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna dari aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Dan untuk masuk ke aplikasi SIPLah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen. Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, pada saat ini diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah serta tugas tambahannya.

Tidak ada tugas tambahan Kepala Sekolah = 1.447 sekolah (0,65%)

Tidak ada tugas tambahan Bendahara = 216.385 sekolah (98,52%)

Kepala Sekolah tidak memiliki akun = 47.824 sekolah (21,53%)

Bendahara tidak memiliki akun = 217.682 sekolah (99,1%)

Untuk itu DIINSTRUKSIKAN kepada sekolah untuk segera melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah melalui Aplikasi Dapodikdasmen. (Daftar sekolah yang belum melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah dapat diunduh pada lampiran berita ini)

Tata cara untuk melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah, ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator

Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah

Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”

Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK

Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”

Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator

Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah

Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”

Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK

Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”

Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

Lakukan validasi dan sinkronisasi Aplikasi Dapodik setelah membuat akun kepala sekolah dan bendahara BOS.

Aplikasi SIPLah dapat digunakan oleh:

1.Pelaku Usaha, individu atau badan hukum, sebagai Penyedia Barang dan Jasa Sekolah.

2.Sekolah, yang diwakili Kepala Sekolah dan/atau Bendahara BOS, sebagai Pembeli Barang dan Jasa Sekolah.

3.Direktorat Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Pengawas PBJ Sekolah.

Baca juga tentang

Cara Isi Mata Pelajaran PKP SIM PKB

Cara Daftar Akun SIPLAH

Cara Login Akun SIPlah

Comments

comments

Tempat diskusi/sharing